Penghasilan aktif adalah penghasilan yg anda dapatkan dengan menjual waktu anda untuk uang. bentuknya bisa berupa gaji, upah, dan komisi yg anda peroleh dari bekerja. mayoritas orang-orang memfokuskan sebagian besar waktunya untuk mendapatkan uang dengan cara ini.
Jika mayoritas pemasukan anda datang dari sumber aktif, maka akan sulit bagi anda untuk menang dari persaingan sengit mencari kekayaan. tantangan dari penghasilan aktif adalah batasan jumlah yg anda hasilkan. hal ini dikarenakan adanya batasan waktu yg bisa anda jual.
Dengan membatasi diri hanya pada 1 sumber penghasilan dari pekerjaan anda, anda tidak akan bisa meningkatkan kekayaan anda dengan banyak. dan juga, bergantung pada 1 pekerjaan sebagai sumber penghasilan utama akan semakin berisiko seiring dengan usia anda yang semakin tua. hari-hari dimana bos akan menjaga kita hingga tua nanti hilang sudah. saat anda beranjak ke usia 40-50 tahun, kita akan jadi sangat rentan pada perampingan ( pengurangan ) pekerja & pengurangan gaji yg akan mempengaruhi standar hidup kita dan akan menghancurkan masa depan finansial kita.

Pada mulanya, bangsa arab merupakan bangsa pedagang / pebisnis. inilah yg membawa mereka ke luar dari negeri mereka. bahkan, misi perdagangan ini sering menjadi 1 paket dengan misi dakwah atau penyebaran agama. sambil membawa barang dagangan berupa tekstil, minyak wangi, dan komoditas lainnya, orang-orang etnis Arab merantau ke luar negeri yg dianggap cocok dan menjanjikan kesejahteraan, seperti kawasan asia tenggara misalnya. lahan yg tandus & kering membuat bisnis pertanian & peternakan kurang cocok bagi mereka. namun, setelah ditemukannya sumber daya minyak yg besar, masyarakat Arab mulai mendapat berkah kesejahteraan dari hasil eksplorasi sumur-sumur minyak itu. banyak orang kaya yg bermunculan dan masuk ke dalam jajaran orang terkaya di dunia gara-gara berkah minyak yg biasa di sebut " emas hitam " ini.
Masyarakat Arab tidak jauh berbeda dengan masyarakat lain pada umumnya. mereka juga mempunyai peradaban dan sejarah yg sangat panjang. leluhur mereka adalah orang-orang terpandang di dunia, tidak kalah dengan orang etnis barat, cina / tiongkok, ataupun orang-orang etnis India.
Sejak lama saya berkeyakinan, sekolah formal tidak mampu mendukung potensi seseorang menjadi pengusaha yg tangguh. saya yakin sekali, seorang pengusaha tidak butuh sekolah formal. yang dia perlukan hanyalah segera melangkah, dan belajar dari proses kehidupannya. sekolah kehidupan atau jalanan mengajarkan seseorang untuk terus melakukan praktek secara repetisi sampai dia jadi terampil. repetisi ini lebih hebat ketimbang teori di sekolah formal.
Kalau anda yakin ingin mendapatkan sebanyak mungkin ilmu dan pengalaman dari pengusaha Bob Sadino, maka anda harus mengosongkan seluruh gelas ilmu anda. anda mesti membuat diri anda merasa " bodoh " dulu, dan jangan merasa diri anda sok tahu. begitu anda mulai sok tahu, maka ilmu yg mengalir dari Om Bob atau dari siapa pun, akan tumpah ruah dan tidak tertampung di gelas ilmu anda.
Om Bob sering mendapatkan pertanyaan tentang pendiriannya yaitu, " kalau mau kaya ngapain sekolah ? " . mereka para sarjana menyalahkan pendapat Om Bob itu, karena kalau semua orang mau kaya meninggalkan bangku sekolah, bagaimana nasib sekolah ? bukankah sekolah itu jadinya kosong melompong, karena semua orang pasti mau jadi kaya ?